Terbaru

Minggu, 07 Juni 2020

New Normal di Markaz Selera

sumber gambar : facebook/Markaz Selera

Alhamdulillah, sekarang ini sudah memasuki bulan Syawal. Sebelumnya, para ummat muslim di seluruh dunia telah selesai menjalani ibadah puasa, selama sebulan penuh. Di tengah pandemik ini, memang berbeda jauh, perayaan Hari Raya Idul Fitri dari tahun-tahun sebelumnya.

Mulai dari pada malam hari, saat terakhir Ramadhan. Orang-orang akan berkeliling di jalanan, sambil mengumandangkan Takbir penuh dengan rasa syukur. Di kota Kisaran, setiap tahun selalu diadakan parade kendaraan yang dihiasi dengan berbagai bentuk. Mulai dari replika mini Masjid, perahu, rumah adat, dan lain-lain.

Kendaraan-kendaraan tersebut, berupa mobil pribadi atau angkutan umum. Berkumpul di kantor Bupati Kabupaten Asahan, lalu akan berkeliling kota sambil mengumandangkan Takbir. Rasanya sangat menyenangkan ketika melihat dari dekorasi kendaraan-kendaraan tersebut.

Mohon maaf DaynFrame tidak memiliki foto untuk ditampilkan. Jika ada kesempatan ditahun depan, akan berusaha untuk mengambil beberapa gambar. Agar para pembaca juga dapat menikmati kemeriahan perayaan Idul Fitri di Kota Kisaran.

DaynFrame juga mengucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada kesalahan dan masih banyak kekurangan dalam kepenulisan, Selamat Idul Fitri 1441 Hijriyah. Semoga para pembaca selalu diberi kesehatan dan keberkahan oleh Allah Subhana Wa Ta’ala, Aamiin.

Dalam tahun ini memang tidak semeriah seperti sebelumnya. Virus Corona yang sedang mewabah, memang harus diwaspadai. Biasanya bulan Ramadhan selalu dipenuhi dengan acara buka bersama dengan teman-teman. Atau para perantau bisa pulang ke kampung halaman dan berkumpul dengan keluarga.

New Normal

Memang sedih rasanya jauh dari orang-orang yang disayang. Anjuran dari pemerintah untuk menjaga jarak dan tidak membuat suatu kerumunan, merupakan upaya untuk penularan Virus Corona. Ini semua dilakukan memang untuk kebaikan kita bersama.

Nah, memasuki bulan Juni ini. Sedang diberlakukan “New Normal”, kegiatan perkantoran dan lain sebagainya mulai diaktifkan kembali. Namun, kita tidak boleh lengah dalam penangan Virus Corona. Karena, wabah ini masih ada dan dampaknya sangat berbahaya.

Upaya-upaya dalam pencegahannya harus tetap dilakukan. Misalnya seperi Markaz Selera, restoran ini memang sudah buka dan aktif seperti biasa. Namun, pemilik dan para karyawan tetap melakukan cara yang baik dan benar dalam pencegahan Virus Corona.

Saat sebelum membuka restoran, seluruh peralatan dibersihkan dan disemprot dengan desinfektan. Meja, kursi, lantai, hiasan dinding, area parkir. Agar senantiasa higienis, terhindar dari penularan Virus Corona.

Mengusung ide yang unik, mulai dari nama restoran ini Markaz Selera, dengan harapan menjadi pusat kulinernya orang-orang di Kota Kisaran. Bermodalkan dana sebesar 100juta, maka usaha ini resmi didirikan saat 28 Desember 2019.

Markaz Selera memiliki 12 orang karyawan. Terbagi menjadi bagian koki, bartender, pelayan, dan yang terakhir adalah kasir. Adanya pandemik ini, sebelum adanya “New Normal”, Markaz Selera menerima jasa pesanan makanan, yang siap diantar langsung ke rumah pembeli.

sumber gambar : facebook/Markaz Selera
Pemesanan dapat dilakukan melalui layanan Go-Food atau bisa langsung menghubungi nomor WhatsApp Markaz Selera 0821-6326-2646. Saat adanya wabah seperti ini, banyak para pelaku bisnis yang mengaku omset mereka berkurang.

Kendala Berbisnis Selama Wabah Corona

Memang tidak bisa dipungkiri, daya pembeli masyarakat berkurang. Salah satu penyebabnya adalah, rasa kekhawatiran untuk keluar rumah. Nah, untungnya Markaz Selera cepat tanggap dalam kondisi ini, dalam berbisnis harus pandai dalam melihat peluang dalam setiap situasi.

Layanan pesan-antar dari Markaz Selera, sangat membantu para warga Kota Kisaran. Selama mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap di rumah, dan menghindari keramaian. Ketika rasa lapar datang, bisa memesan makanan dengan menu-menu unik dari Markaz Selera.

Berbisnis tidak luput dari kendala dalam menjalankannya. Namun, sejauh ini Alhamdulillah restoran Markaz Selera bisa mengatasi. Hanya saja ada beberapa pembeli yang mengurungkan niatnya untuk duduk bersantai di Markaz Selera.

Karena tidak diperbolehkannya merokok di lingkungan restoran tersebut. Padahal larangan itu juga demi kebaikan bersama, untuk antara sesama pengunjung. Asap rokok tidak baik untuk kesehatan, baik sebagai perokok aktif maupun pasif.

Omset perbulan yang dapat diterima Markaz Selera, hampir sama dengan modal awal yang dikeluarkan saat membuka usaha ini. Tapi, untuk membuka usaha keuntungan besar merupakan bonus dari usaha dan kerja keras yang setiap saat dilakukan.

Terpenting dalam membuka bisnis ialah kegigihan dalam bekerja. Tidak pernah bosan dalam menciptakan hal-hal unik atau bahkan benar-benar berbeda dari yang lain. Agar para pembeli juga tertarik untuk membeli dagangan yang ditawarkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar